Minggu, 08 September 2013



Cara Menulis Daftar Pustaka

Untuk lebih jelas, mari kita lihat contoh daftar pustaka berikut
Nama penulis: Ferdinaen Saragih
Tahun: 2011
Judul buku: Umpasa Pernikahan Simalungun: Struktur, Konteks Penuturan, Proses Penciptaan dan Fungsi
Kota Penerbit: Bandung
Penerbit: Sigodang Pos
Maka daftar pustakanya seperti ini.
Saragih, F. (2011). Umpasa Pernikahan Simalungun: Struktur, Konteks Penuturan, Proses Penciptaan dan Fungsi. Bandung: Sigodang Pos.

Keterangan:
Nama terakhir ditulis paling depan, kemudian diikuti nama depan (disingkat), tahun terbit (dalam kurung), Judul buku (ditulis italic), Kota penerbit, nama penerbit.
Urutan daftar pustaka ditulis secara alfabetis.
Sebagai Tambahan:
Jika penelitian belum pernah diterbitkan, maka ditulis seperti berikut.
Saragih, F. (2011). Umpasa Pernikahan Simalungun: Struktur, Konteks Penuturan, Proses Penciptaan dan Fungsi. Skripsi pada Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UPI Bandung: tidak diterbitkan.

Demikian cara menulis daftar pustaka terbaru yang saya lihat dan pelajari dari buku/skripsi/tesis yang pernah saya baca dan pelajari, semoga bermanfaat, (@ferdinaen).

Daftar pustaka menjadi bukti referensi bagi sebuah karya ilmiah, jadi penulisan nama sumber, tahun, penerbit, dan lain sebaginya harus disusun dengan beberapa aturan tertentu.

Daftar pustaka bisa bersumber dari berbagai macam media, baik cetak maupun elektronik. Kita bisa menjadikan buku, internet, artikel, koran undang-undang, skripsi, tesis, dan lain sebagianya sebagai bahan rujukan.

Namun, yang harus tetap diperhatikan adalah bagaimana Cara Menulis Daftar Pustaka tersebut. Nah, berikut adalah contoh penulisannya yang baik dan benar:

1. Sumber buku bahasa indonesia
Mulyasa. 2009. Menjadi Guru Professional. Bandung : Remaja Rosda.
Baradja, M.F. 1990. Kapita Selecta Pengajaran Bahasa. Malang: Penerbit IKIP Malang.
Damono, Sapardi Joko. 1979. Novel Sastra Indonesia Sebelum Perang. Jakarta: Pusat Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

2. Sumber internet
Hermans, B., 2000, Desperately Seeking: Helping Hands and Human Touch, [online], (http://www.hermans.org/agents2/ch3_1_2.htm, diakses tanggal 25 Juli 2008 )
Kumaidi. 1998. Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan Tesnya. Jurnal Ilmu Pendidikan . (Online), Jilid 5, No. 4, (http://www.malang.ac.id , diakses 20 Januari 2000)
Hitchcock, S., Carr, L. & Hall, W. 1996. A Survey of STM Online Journals, 1990-1995: The Calm before the Storm , (Online), (http://journal.ecs.soton.ac.uk/survey/survey.html , diakses 12 Juni 1996).

Internet (artikel dalam jurnal online):
Kumaidi. 1998. Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan Tesnya. Jurnal Ilmu Pendidikan . (Online), Jilid 5, No. 4, (http://www.malang.ac.id , diakses 20 Januari 2000).

Internet (forum diskusi online):
Wilson, D. 20 November 1995 . Summary of Citing Internet Sites. NETTRAIN Discussion List , (Online), (NETTRAIN@ubvm.cc.buffalo.edu , diakses 22 November 1995).

3. Artikel dalam koran:
Pitunov, B. 13 Desember, 2002. Sekolah Unggulan ataukah Sekolah Pengunggulan? Majpahit Pos , hlm. 4 & 11.

4. Undang-undang, Peraturan Pemerintah, Keppres
Republik Indonesia. 1992. Undang-Undang No. 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang. Lembaran Negara RI Tahun 1992, No. 115. Sekretariat Negara. Jakarta

5. Ensiklopedia, Kamus
Stafford-Clark, D. 1978. Mental disorders and their treatment. The New Encyclopedia Britannica. Encyclopedia Britannica. 23: 956-975. Chicago, USA .
Echols, J.M. dan Shadily, H. (Eds). 1989. Kamus Inggris – Indonesia. PT Gramedia. Jakarta.

6. Skripsi, Tesis, Disertasi, Laporan Penelitian:
Kuncoro, T. 1996. Pengembangan Kurikulum Pelatihan Magang di STM Nasional Malang Jurusan Bangunan, Program Studi Bangunan Gedung: Suatu Studi Berdasarkan Kebutuhan Dunia Usaha Jasa Konstruksi . Tesis tidak diterbitkan. Malang: PPS IKIP MALANG.

7. Film (Movie)
Oldfield, B. (Producer) 1977. On the edge of the forest. Tasmanian Film Corporation. Hobart, Austraalia,. 30 mins.

Semoga Bermanfaat